Selamat Datang Sobat... silahkan pasang iklan sobat disini, GRATIS selamanya, dengan tetap mengikuti kaidah standar informasi, harus LENGKAP, JELAS dan DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN. Jangan Lupa, cantumkan Nama, Alamat, Kontak dan URL/Website/Blog sobat dalam konten iklan sobat, agar pembaca iklan sobat menjadi semakin yakin untuk berkomunikasi dan bertransaksi dengan sobat. >> Baca ketentuan pasang iklan selengkapnya, KLIK DISINI >>
1 Program di ikut, raih BONUS berlimpah, HANYA DI RWP GRUP.
================================================
>> Ketahui lebih lanjut, klik DISINI <<

================================================

Jual Ragam Motif Baju Batik Pria Solo

Baju Batik Pria Solo – Solo dikenal menjadi kota dengan budaya yang kental, sehingga tradisi dan peninggalan leluhur masih bisa ditemui. Budaya Solo tidak lepas dari terkenalnya batik. Ya, batik Solo adalah salah satu batik yang terkenal bahkan sampai ke luar negri selain batik Jogja dan Pekalongan. Perkembangan desain baju batik sekarang ini tidak hanya menjadi pakaian resmi menghadiri hajatan besar seperti pernikahan, hari raya, maupun rapat formal.

Perubahan pada desain baju batik tidak hanya pada desain wanita saja, namun juga pria. Dahulu baju batik untuk pria dikenal dengan lengan panjang yang melambangkan wibawa dan kesantunan beradab, namun sekarang banyak dijumpai baju batik pria berlengan pendek dan body fit atau pas badan. Kesan modern, muda dan berbeda menjadi daya tarik dari desain baju batik ini. Tidak hanya baju batik wanita yang memiliki motif beragam, baju batik pria pun bervariasi motifnya. Berikut ini ulasan ragam motif baju batik pria Solo yang paling diminati.

Baju Batik Pria Solo

Motif Brajamusti adalah motif baju batik pria Solo dengan desain sayap burung, sekilas seperti tentakel cumi-cumi yang bergerak keluar. Motif baju ini memberikan kesan berani dan bebas. Dengan desain batik pada bagian perut dan lengan dan membiarkan warna polos pada bagian lainnya, baju batik pria Solo ini terkesan simple namun tetap elegan. Motif baju batik pria Solo ini cocok dikenakan saat bekerja maupun pertemuan dengan keluarga.

Motif Merak. Ini adalah motif yang paling sering tampak pada baju batik pria Solo, sehingga motif ini menjadi sangat diminati. Batik dengan figur merak menggambarkan suatu kebebasan. Motif burung merak biasanya tidak menampilkan keaslian bentuk tubuh merak, namun gambarnya mengalami deformasi seperti motif batik Sido Mukti. Warna baju batik motif merak juga beragam, tidak hanya coklat dan hitam. Pada beberapa baju batik pria Solo, warna cerah seperti merah, biru, hijau, dan kuning menjadi bagian dari motif tersebut. Kesan energik, aktif, dan bersahabat bisa tersampaikan dengan motif baju batik tersebut.

Berikutnya, motif baju batik pria Solo Gentong. Motif ini memiliki banyak kreasi dan warna yang lebih kalem dari pada warna pada motif batik merak. Motif gentong dikombinasikan dengan motif batik geometris lainnya sehingga tidak menimbulkan kesan berantakan. Motif ini biasanya digambar menyeluruh pada baju batik, tidak memberikan spasi warna polos seperti pada baju batik pria Solo motif Brajamusti. Motif ini juga berkesan simple yang bisa dikenakan dalam setiap kesempatan.

Dan motif batik kreasi kawung picis dan lerek parang. 2 motid batik ini bisa dikombinasikan dalam 1 baju batik. Kesan yang ditampilkan menjadi lebih tenang, dan tetap trendy. Dan masih banyak motif populer lainnya yang dapat menjadi alternatif pilihan baju batik pria Solo. Inovasi desain yang dikembangkan pada baju batik pria Solo memang tidak sebanyak variasi desain pada baju batik wanita Solo. Perkembangan bentuk kerah, warna, kombinasi motif batik dengan motif lainnya, kombinasi batik dengan polos bisa memperbanyak pilihan dan referensi baju batik pria.

Dalam perkembangannya, baju batik pria Solo tidak hanya bermodel hem atau atasan formal, namun juga berupa kaos. Baju batik pria Solo dengan model kaos lebih mengesankan kesan modern, trendi, awet muda namun tetap rapi. Penampilan pria semakin modis dan stylish.

Pencarian dari Google:





× Tanya Produk Digital RWP?