Selamat Datang Sobat... silahkan pasang iklan sobat disini, GRATIS selamanya, dengan tetap mengikuti kaidah standar informasi, harus LENGKAP, JELAS dan DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN. Jangan Lupa, cantumkan Nama, Alamat, Kontak dan URL/Website/Blog sobat dalam konten iklan sobat, agar pembaca iklan sobat menjadi semakin yakin untuk berkomunikasi dan bertransaksi dengan sobat. >> Baca ketentuan pasang iklan selengkapnya, KLIK DISINI >>
1 Program di ikut, raih BONUS berlimpah, HANYA DI RWP GRUP.
================================================
>> Ketahui lebih lanjut, klik DISINI <<

================================================

Panduan cara menganalisa dan mengatasi lampu indikator mobil menyala (warning light)

www.obd2-code.com adalah panduan cara menganalisa kode kerusakan (DTC) pada mobil era modern, dengan kode kerusakan P code (Powertraint), B code (Body), C code (Casis), U code (Network), dengan code generik yang berarti berlaku untuk kendaraan yang dilengkapi dengan OBDII seperti  Jeep (Wrangler (JK), Grand Cherokee (WK), Cherokee (KL), Dodge, Chrysler, Mercedes Benz, BMW, Ford, VW, Chevrolet, Audi, Toyota, Honda, dll. Dengan trouble indikator check engine nyala, indikator ABS,ESC nyala, indikator Airbag nyala, indikator Electronic Throttle Control (ETC) nyala, indikator Tire pressure nyala, dll. Trouble semua Module (PCM, TCM, SRS, ABS, TPM, BCM, dll.)

Berikut contoh step by step penganalisaan kode kesalahan (DTC) di www.obd2-code.com

 

Teory Operasi

Engine Coolant Temperature (ECT) sensor adalah salah satu sensor yang bersifat Negatif temperature Coefficient (NTC) yaitu apabila temperatur mesin naik resistan menurun.Tegangan referensinya adalah 5 Volt yang di supply oleh PCM sebagai sinyal.Ketika mesin dingin, PCM akan beroperasi dalam siklus open loop, ini akan menuntut campuran udara dan bahan bakar yang sedikit lebih kaya atau boros, hal ini dicapai sampai suhu beroperasi normal.

PCM menggunakan input dari ECT sensor untuk perhitungan berikut :

  • Pulse Width Modulasi (PWM) ke Injector
  • Spark Advance Curve (SAC)
  • ASD relay shutdown
  • Idle Air Control (IAC)
  • Pulse Width Prime (PWP) selama mesin di starter
  • O2 sensor close loop
  • Purge selenoid on/off
  • EGR selenoid on/off (jika dilengkapi)
  • Leak detection pump operasi (jika di lengkapi)
  • Fan Radiator on/off
  • Target idle speed

Dibawah ini adalah kronologi munculnya DTC P0117 yang di rekam oleh PCM

Waktu termonitor :

  • Ignition ON
  • Battery voltage di atas 10.4 V

Kondisi saat terjadi kesalahan :

  • Input tegangan ECT sensor di bawah nilai minimum

Tindakan dari PCM :

  • Mulfunction Indicator Lamp (MIL) atau Indikator Check engine nyala
  • Indikator Electronice Throttle Control (ETC) nyala
  • Input Throttle dan kecepatan kendaraan akan di batas

Penyebab kemungkinan :

  • ECT signal short ground
  • ECT signal short to sensor ground or short together
  • Engine Coolant Temperature (ECT) sensor
  • Powertraint Control Module (PCM)


Langkah langkah pengecekan DTC P0117-Engine coolant temperature circuit low :

1.Check DTC aktif

Start mesin dan biarkan beroperasi sampai mencapai temperatur normal.

      Perhatian : Ketika mesin beroperasi, jangan dekat dan berdiri sebaris langsung dengan kipas.Jangan meletakan tangan anda dekat puli, tali kipas, dan jangan memakai pakaian longgar.Mengabaikan instruksi ini bisa mengakibatkan cedera fatal.


Catatan : Apabila ada DTC yang berhubungan dengan system pengisian, silahkan diagnosis dan perbaiki sebelum melanjutkan test ini.

    Gunakan alat scan dan lihat DTC.

Apakah DTC aktif ?

Jika Ya, silahkan lanjut ke step 2.

Jika Tidak, lakukanlah pengecekan Intermittent

 2. Check voltage ECT sensor

Putar kunci kontak ke posisi off, lepaskan konektor harnes ECT sensor, putar kunci kontak ke posisi on, mesin tidak hidup.Gunakan alat scan lihat voltage ECT sensor di data tab scanner.

   Catatan : Tegangan sensor harus sekitar 5 Volt (plus-minus 1 Volt) pada saat konektor dilepas.

Apakah di alat scan menampilkan voltage seperti catatan diatas ?

Jika Ya, check konektor PCM dan ECT sensor dari kerusakan atau terminal berkarat.Jika oke tidak ada masalah.

Jika Tidak, silahkan lanjut ke step 3.

 3. Check (K2) ECT signal short to (K900) sensor ground

Putar kunci kontak ke posisi off, lepaskan konektor dari PCM C2, ukur tahanan antara (K900) ECT sensor ground dengan (K2) ECT sensor signal di konektor ECT sensor, seperti di gambar di bawah ini.

Apakah tahanan dibawah 5 ohms ?

Jika Ya, berarti kabel tersebut short ground silahkan cari titik lokasinya dan perbaiki.

Jika Tidak, silahkan lanjut ke step 4.

4. (K2) ECT signal short ground

Ukur tahanan antara ground body atau langsung ke minus accu dengan (K2/signal) ECT sensor di konektor ECT sensor.

Apakah tahanan di bawah 100 ohms ?

Jika Ya, kabel tersebut short ke ground body silahkan perbaiki.

Jika Tidak, silahkan lanjut ke step 5.

5. Powertraint Control Module (PCM)

Gunakanlah wiring diagram sebagai panduan sebelum mengganti PCM, periksa kembali konektor antara ECT sensor dengan PCM apakah kabel ada yang lecet, tertusuk, terjepit, membungkuk, mendorong keluar dari vin konektor, rusak atau terminal berkarat.Check kembali data data atau Service Bulletin yang berkaitan dengan DTC ini.

Apakah ada masalah yang ditemukan ?

Jika Ya, silahkan perbaiki.

Jika Tidak, silahkan ganti dan programlah Powertraint Control Module (PCM).

DTC P0117-Engine coolant temperature circuit low, test selesai.

sekian dan terima kasih.kami tunggu kedatangan anda di www.obd2-code.com

Pencarian dari Google:

× Chat dg Admin