Categories : Jasa Digital Marketing

Bimbel Dasar Karantina 1 Bulan>>Belajar dari Dasar Banget untuk Pemula..!
 

Banyak di antara kita yg sudah senang jika situsnya tampil di halaman pertama Google dg kata kunci tertentu. Namun setelah bertahan di halaman pertama sekian lama, muncul pertanyaan : “Kok penjualan masih sepi yah Pak?”

Sebagian dari Sobat mungkin juga sudah pernah menggunakan Jasa SEO dari pihak lain untuk memasarkan produknya di halaman pertama Google. Namun setelah masuk halaman pertama, apakah penjualan otomatis meningkat?

Nah, inilah Topik yg layak kita bicarakan supaya menjadi terang bagaimana kita mensikapi URL situs yg sudah tampil di halaman pertama Om Google atau belum.

Tampil di halaman pertama Google bukanlah sama dengan (=) Omset otomatis meningkat.


 

Mengoptimalkan RKT & Meningkatkan Jumlah Pengunjung.

Jika Sobat sudah bisa membuat website sendiri & situsnya tampil di halaman pertama Google, maka alur kerja berikutnya adalah bagaimana memaksimalkan datangnya pengunjung dari berbagai kata kunci (RKT =Rasio Klik per Tayang, dikenal dg istilah CTR).

Setelah Pengunjung datang, maka fokus kerja Sobat berikutnya adalah memperhatikan sudah berapa order yang masuk atau sudah berapa transaksi penjualan yg terjadi.

Jika nilai RKT sudah optimal di atas 5%, dan pengunjung sudah mencapai minimal 50-100 visitor/hari, maka idealnya sudah terjadi penjualan beberapa hari sekali. Ada juga murid yg sudah menghasilkan penjualan setiap hari dg pengunjung yg minimal ini.

Namun idealnya kita terus berupaya supaya pengunjung di atas 100 visitor/hari supaya peluang penjualan menjadi lebih besar.

Selain faktor banyaknya pengunjung, ada faktor lain yg menentukan terjadinya penjualan, yaitu cara follow up yg dilakukan oleh pemilik website.

Jika pemilik website berhasil meyakinkan pengunjung menjadi prospek, lalu prospek menjadi pembeli, maka penjualan akan meningkat.

Jika pengunjung sudah banyak tetapi masih sedikit terjadinya penjualan, maka pasti ada yg salah dalam cara follow up. Atau ada yg kurang dalam kualitas produk. Semua faktor penjualan tersebut harus dianalisa oleh pemilik website supaya tidak sia-sia energi yg sudah dikeluarkan untuk tampil di halaman pertama Om Google.


 

Jasa Pembuat Website & Jasa SEO.

Inilah yg menjadi alasan mengapa Jasa Pembuat Website atau Jasa SEO tidak bertanggung jawab penuh jika penjualan dari situs Sobat tidak meningkat.

Jasa Pembuat Website hanya bertanggung jawab membuat situs Pemesan sampai jadi & enak dipandang. Ibarat membangun sebuah Ruko, maka Jasa Pembuat Website mirip dg Tukang Pembangun Ruko.

Adakah tanggung jawab si Tukang Pembuat Ruko sampai terjadi penjualan di Ruko tsb? Orang akan tertawa jika dikatakan penjualan di Ruko menjadi tanggung jawab Tukangnya. Pemilik Rukolah yg bertanggung jawab…!

Lalu apakah penjualan juga menjadi tanggung jawab Jasa SEO jika Sobat menitipkan SEO situsnya ke orang lain?

Kalau tanggung jawab moral iya. Tapi kalau tanggung jawab formal berdasarkan target penjualan, itu tidak mungkin.

Kenapa bisa begitu?

Karena Jasa SEO hanya bertanggung mendatangkan pengunjung tertarget dari kata kunci. Tugas utamanya adalah meningkatkan Pengunjung tertarget dari Google & dari keyword apa saja pengunjung itu datang.

Idealnya Jasa SEO yg bagus juga memberikan laporan berapa persen nilai RKT & berapa pengunjung per hari yg sudah dihasilkan.

Idealnya lagi, setiap ada peningkatkan jumlah pengunjung dari SEO, maka penjualan akan meningkat. Tapi ini tidak mutlak. Karena faktor penjualan sangat bergantung juga pada bagaimana cara follow up yg dilakukan oleh Pemilik Website atau Pengelolanya.

Beda dikit dg Tukang Pembuat Ruko (Jasa Website), profesi Jasa SEO punya tanggung jawab moral supaya penjualan Pemilik Website meningkat dari pengunjung yg datang.

Tapi tanggung jawab Jasa SEO tidak mutlak 100% harus meningkatkan penjualan, karena Jasa SEO ibarat Tukang Promo yg cuap-cuap di Google. Kalo di bisnis offline, Jasa SEO ini mirip dg profesi penyebar brosur ke lokasi target.

Jika pengunjung sudah datang dari hasil penyebaran brosur, maka tugas bagian Sales lah yg melakukan closing sampai terjadi penjualan. Posisi Sales bisa dipegang oleh Pemilik Website atau bagian customer service sebuah website.

Karena ada faktor followup & faktor konversi penjualan yg harus dianalisa, maka Pemilik Website harus mau belajar apa saja yg bisa meningkatkan konversi penjualan.

Kalau tidak mau belajar, maka jangan salahkan Jasa Pembuat Website atau Jasa SEO jika penjualan tidak meningkat signifikan. Mereka ibarat Tukang bangun ruko & Tukang sebar brosur tertarget supaya pengunjung datang.

Kerjasama antara Pemilik Website & Jasa SEO akan sangat bagus untuk meningkatkan konversi penjualan…!

RWP Grup punya Jasa Digital Marketing untuk mendapatkan pengunjung tertarget dari SEO Google dg target pengunjung tertentu :

Target 50-100 pengunjung/hari.

Target 100-200 pengunjung/hari.

Target 200-1.000 pengunjung/hari.


 

Berikut Data Laporan SEO yg berbeda-beda dari Klien RWP (Data GWT) :

Laporan CTR Website Murid RWP

Ini salah satu Laporan SEO Klien RWP, pengunjung murni dari SEO sudah mencapai 18 Ribu per bulan atau sekitar 600 visitor/hari. Ini belum termasuk pengunjung dari luar SEO, seperti pengunjung dari media sosial, pengunjung direct, maupun pengunjung referral.

 

CTR-Website Outbound

Ini contoh Laporan SEO Situs Klien yg baru mau Kami kerjakan Jasa Digital Marketing nya. Peringkat di Google sudah 10 besar, tapi pengunjung SEO masih sedikit. Pengunjung 157 Klik/bulan atau sekitar 5 Klik/hari. Kami punya tanggung jawab moral untuk meningkatkan pengunjung & penjualannya. Minimal untuk tahap awal pengunjung meningkat jadi 50-100 visitor/hari.

 

data GWT situs fiforlif

Tantangan memperbaiki kondisi SEO ada pada situs Klien Kami yg satu ini. Posisi di Google masih peringkat 21, nilai CTR masih di bawah 1%, dan jumlah Pengunjung SEO cuma 7 klik/bulan. Padahal menurut Pemilik Website, situs ini sudah berumur lebih dari 1 tahun…! Insya Allah Kami bisa memperbaikinya secara perlahan-lahan. Target pengunjung adalah 50-100 visitor/hari.

 

Facebook Comments

15 Responses to “Jangan Senang dulu Jika sudah di Halaman Pertama Google”
Read them below or add one

  1. Betul apa yang disampaikan pak davit, setelah tampil dihalaman satu ternyata tidak serta merta penjualan meningkat. Memang harus terus belajar ni… biar benar-benar bisa merasakan sukses dibisnis online.

  2. Sukses selalu buat RWP Pusat di Bogor

  3. Artikelnya keren Pak Davit, selama ini kalau sudah berada di halaman pertama sudah senang tetapi order masih biasa-biasa saja, harus lebih belajar dan bekerja keras lagi ini ke RWP, agar terus belajar.. terima kasih Pak Davit, salam

  4. Wah, betul Pak. Web saya juga belum banyak pengunjung. Berarti PR saya masih banyak.

  5. bener juga pak…web sy ctr msih rendah masih berusaha memperbaiki ctr smg bs meningkat….

  6. ya benar pak.. walaupun sudah ada di page 1 penjualan tidak otomatis meningkat.. karena masih tetap harus follow up. stelah follow up juga banyak yang PHP. harus belajar follow up yang ampuh nih pa.. :)

    1. Siip Pak Andi..tetap semangat Pak belajar meningkatkan Konversi penjualan via Followup dan lain2 lagi teknik Konversi…Oh ya, katanya kalo Penjual kena PHP (Calon Pembeli gak jadi Beli), maka kita dapat PAHALA Pak atas kesabaran kita…hehehe. Bisa dicari hadistnya…!

  7. betul banget masih jadi PR saya n masih berproses meningkatkan CTR semoga goal sgera tercapai.. thanks pak buat ilmunya..

    1. Semoga tercapai bu CTR nya meningkat jadi 5% ke atas…!

  8. Suhu Davit.
    Wah mantap banget ni artikelnya…
    Saya juga lagi mikir strategi naikkan CTR, dengan tayangan tinggi terhadap keyword ternyata clik masih rendah 2 %
    Ditunggu strategi dahsyatnya Pak Davit
    Hatur nuwun
    Sudjono af
    081388097656

    1. Pak Master Sudjono, hehehe…mungkin tayangan situs Bpk ribuan yah atau puluhan ribu Pak per bulan? Dg CTR 2%, seandainya Tayangan situs sdh 10.000/bln, maka Klik pengunjung = 2% x 10.000 = 200/bln.

      Kalo kunjungan Situs Pak Djono sdh 1.000 Klik/hari alias 30.000 klik/bln, berarti dg CTR 2%, situs Bpk sdh punya Impressi Tayangan 1.500.000 per bulan….Nah, jika CTR Bpk tingkatkan 3x lipat alias 6% saja, maka potensi kunjungan situs menjadi 3.000/hari alias 90.000/bln…

      Wooww, Dahsyat yah Pak Master Sudjono…!
      Ini bisa terjadi dg tanpa menambah Artikel baru.

  9. Suhu Davit.
    Wah mantap banget ni artikelnya…
    Saya juga lagi mikir strategi naikkan CTR, dengan tayangan tinggi terhadap keyword ternyata clik masih rendah 2 %
    Ditunggu strategei dahsaytnya Pak Davit
    Hatur nuwun
    Sudjono af
    081388097656

  10. Saya rata2 masih dibawah 60 pengunjung per hari… penjualan juga masih sepi namun sudah ada di no 1 google.. semoga optimasi saya kedepanya sesuai target..

  11. Mau tanya Pak Davit, selain faktor follow up & kualitas produk, seberapa besar pengaruh faktor harga produk?
    Terima kasih.

    1. Pak Yopi, harga merupakan faktor berikutnya setelah kualitas produk & pelayanan. Jgn terpengaruh perang harga seperti byk yg kita temui di Situs Market Place…Para pedagang online di sana berusaha memberikan harga terendah supaya menarik pengunjung. Itu wajar karena mereka berada dalam 1 Mall yg bisa saling lihat antar pesaing/penjual…Kalo kita menjual di google yg pengunjungnya datang ke situs kita pribadi, maka faktor harga tidak terlalu pengaruh asalkan kualitasnya sesuai dg harganya, dan sesuai juga dg servicenya…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.