Selada, hiasan hijau cantik disetiap hidangan makanan

Sayuran Bermanfaat

Selada merupakan salah satu jenis sayuran daun yang sudah tidak asing lagi di masyarakat. Selama ini banyak diantara kita yang beranggapan bahwa tanaman selada hanya bisa tumbuh jika ditanam di dataran tinggi. Kita pasti sering temui sayuran hijau cantik yang dihidangkan disetiap hidangan makanan. Dengan menggunakan selada, makanan menjadi lebih indah dan lebih menggugah selera. Akan tetapi, seringkali selada yang di jual di pasaran tidak dalam kondisi segar. Dengan menanam menggunakan sistem hidroponik, kini Anda tidak perlu khawatir.

Selada adalah tanaman yang identik dengan daerah pegunungan yang berhawa sejuk, tidak salah memang, sebab di Indonesia budidaya selada umumnya dilakukan di dataran tinggi. Nah, pertanyaannya apakah selada bisa ditanam didataran rendah – menengah? Jawabannya adalah BISA! SANGAT BISA!

Tertarik untuk mencoba menanam selada hidroponik di dataran rendah?

Yuk simak pengalaman tips berikut ini.

  1. Masukkanlah arang sekam bisa juga cocopeat ke dalam baki atau nampan  yang sebelumnya telah dilubangi kecil-kecil di bagian bawahnya.
  2. Taburkan benih secara merata, lalu tutup dengan arang sekam, dan siram dengan air. Setelah itu, tutup baskom dengan plastik hitam selama dua hari.
  3. Setelah itu, buka kembali baskom yang berisi benih ini. Biasanya, dalam waktu dua hari, benih selada sudah tumbuh menjadi kecambah.
  4. Letakkan bibit ini ke bawah sinar matahari pagi yang tidak terlalu terik. Lakukan penyiraman secara terus menerus sampai dua minggu sehingga bibit siap dipindahkan. Cara menanam selada hidroponik sampai tahap ini masih hampir sama dengan tanaman selada secara umum.
  5. Tahap pemindahan bibit ke media hidroponik. Alat-alat yang dibutuhkan adalah netpot (bisa juga diganti dengan media yang lain), spons yang sudah dipotong, baskom berisi air. Pindahkan bibit tanaman ke baskom yang berisi air.
  6. Saat memindahkan, jangan mencabutnya satu per satu, tetapi sekalian dengan medianya. Goyangkan baskom supaya bibit dan media terpisah. Jika ada bibit yang bergerombol, pisahkan secara hati-hati.
  7. Setelah bibit terpisah, jepitlah bibit dengan spos yang sudah disediakan. Masukkan spons yang telah berisi bibit ke wadah netpot. Terakhir, masukkan netpot ke dalam wadah paralon, talang air atau bisa juga menggunakan bak yang sudah diisi larutan nutrisi ABmix.
  8. Pada tahap selanjutnya, Anda harus mengawasi pertumbuhan selada. Pastikan tanaman terkena cahaya mathari yang cukup. Dan yang utama karena media tanamnya hanya berupa air nutrisi, jadi Anda harus sering-sering memperhatikan larutan nutrisi hidroponik

Cara menanam selada hidroponik sederhana ini memang mudah, namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal disarankan menggunakan nutrisi yang tepat. Untuk mudahnya anda cukup membeli nutrisi hidroponik Abmix khusus sayuran daun dan perhatikan cara pemakaiannya. Jika Anda Berminat untuk memulai belajar bagaimana bertanam hidroponik juga bagaimana meracik nutrisinya sendiri, Nudira Learning Center mengadakan Pelatihan Hidroponik Bagi Pemula dan Pelatihan Meracik Nutrisi Hidroponik.

Yuk Belajar Hidroponik bersama kami. Nudira learning center

Ayo berbagi informasi dengan sesama via :
Nudira Learning Center

Syahrul21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *