HALO CALON EKSPORTIR ! TAHUKAH ANDA DOKUMEN – DOKUMEN YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK EKSPOR?

Untuk kebutuhan dokumen legalitas ekspor, Anda harus sudah memikirkan untuk mempunyai usaha yang mempunyai legalitas yang lengkap seperti: SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (tanda daftar perusahaan), NPWP (nomor pokok wajib pajak) dan perizinan lainnya yang berhubungan dengan produk yang Anda akan ekspor. Sedangkan dokumen ekspor lainnya yang Anda harus ketahui adalah sebagai berikut.

SALE CONTRACT (KONTRAK PENJUALAN)
Yaitu dokumen/surat persetujuan antara penjual dan pembeli yang merupakan follow-up dari purchase order yang diminta importer. Isinya mengenai syarat-syarat pembayaran barang yang akan dijual, seperti harga, mutu, jumlah, cara pengangkutan, pembayaran asuransi dan sebagainya. Kontrak ini merupakan dasar bagi pembeli untuk mengisi aplikasi pembukaan L/C kepada Bank.

PROFORMA INVOICE
Yaitu penawaran dalam bentuk faktur biasa dari penjual kepada pembeli yang potensial. Proforma invoise juga merupakan tawaran kepada pembeli untuk menempatkan pesanannya yang sering sering mendapatkan permintaan dari pembeli sehingga penjual mendapatkan izin import dari instansi yang berwenang dinegara importir. Faktur ini biasanya menyatakan syarat-syarat jual beli dan harga barang. Sehingga setelah pembeli yang bersangkutan telah menyetujui pesanan maka akan ada kontrak yang pasti. Penggunaan faktur ini juga digunakan apabila penyelesaian akan dilakukan dengan pembayaran terlebih dulu sebelum pengapalan, atas dasar consignment ataupun tergantung pada tender.

COMMERCIAL INVOICE (FAKTUR PERDAGANGAN)
Yaitu nota perincian tentang keterangan jumlah barang yang dijual, harga dari barang dan perhitungan pembayaran. Faktur ini ditujukan oleh penjual (eksportir) kepada pembeli (importir) yang nama dan alamatnya sesuai dengan yang tercantum dalam L/C dan ditanda tangani oleh yang berhak menandatanganinya.

LETTER OF CREDIT (L/C)
Yaitu jaminan dari bank penerbit kepada eksportir sesuai dengan instruksi dari importer untuk melakukan pembayaran sejumlah tertentu dengan jangka waktu tertentu atas dasar penyerahan dokumen yang diminta importer

COA (CERTIFICATE OF ANALYSIS)
dokumen yang membuktikan dan menjelaskan bahwa supervisi dan pengecekan tertentu telah dilakukan terhadap produk terkait.

 

SI (SHIPPING INSTRUCTION)
Yaitu surat yang dibuat oleh Shipper(Pemilik Barang atau perusahaan ekspedisi) yang ditujukan kepada Carrier / kapal (Pelayaran) untuk menerima dan memuat muatan yang tertera dalam surat tersebut

PVE (PERMOHONAN VERIFIKASI EKSPOR)
Yaitu dokumen dari eksportir yang diajukan kepada surveyor untuk mengajukan produk ekspor yang sudah dianalisis dan diverifikasi serta diuji untuk dapat lolos ke bea cukai karena sudah memenuhi syarat ekspor.

LS (LAPORAN SURVEYOR)
Yaitu laporan hasil verifikasi / penelusuran teknis impor yang dilakukan oleh surveyor independen yang ditunjuk Departemen Perdagangan.

PEMBERITAHUAN EKSPOR BARANG (PEB)
Dokumen pabean yang digunakan untuk memberitahukan pelaksanaan ekspor barang. PEB dibuat oleh eksportir atau kuasanya dengan menggunakan software PEB secara online.

NPE (NOTA PELAYANAN EKSPOR)
Yaitu nota yang diterbitkan oleh Pejabat Pemeriksa Dokumen Ekspor atau Sistem Komputer Pelayanan atas Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang disampaikan, untuk melindungi pemasukan barang yang akan diekspor ke Kawasan Pabean dan/atau pemuatannya ke sarana pengangkut.

BILL OF LADING ( B/L ) / AIR WAY BILL (AWB)
Yaitu surat tanda terima barang yang telah dimuat ke dalam kapal laut yang juga merupakan tanda bukti kepemilikan barang. Juga sebagai bukti adanya kontrak atau perjanjian pengangkutan barang melalui laut. Air Way Bill (AWB) adalah dokumen yang sama dengan B/L yang menjelaskan kepemilikan barang impor yang dilakukan menggunakan jalur udara.

PACKING LIST
Dokumen ini dibuat oleh eksportir yang menerangkan uraian dari barang-barang yang dipak, dibungkus, diikat dalam peti yang biasanya diperlukan oleh bea cukai.

CERTIFICATE OF ORIGIN (COO)/ SURAT KETERANGAN ASAL (SKA)
Surat pernyataan yang ditandatangani untuk membuktikan asal dari suatu barang, digunakan untuk memperoleh fasilitas bea masuk atau sebagai alat penghitung kuota di negara tujuan dan untuk mencegah masuknya barang dari negara terlarang. dokumen yang menyatakan asal dari barang yang kita impor, biasanya di issue oleh e-commerce (Dept. Perdagangan) di negara asal barang.

QUALITY STATEMENT/ SURAT PERNYATAAN MUTU
Yaitu surat bukti pertanggung jawaban yang dikeluarkan perusahaan asuransi atas permintaan eksportir ataupun importir untuk menjamin keselamatan terhadap barang yang dikirim. Polis asuransi penting karena dapat membuktikan bahwa barang-barang yang tersebut di dalamnya telah di asuransikan. Dokumen ini juga menyebutkan resiko-resiko yang ditutup. Dokumen ini menyatakan pihak mana yang meminta asuransi dan kepada pihak siapa klaim dibayarkan. Setiap asuransi wajib dibayar dengan valuta yang sama dengan  L/C, kecuali dalam syarat-syarat L/C ada pernyataan lain.

Ayo berbagi informasi dengan sesama via :
Nudira Learning Center

Syahrul21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *